Showing posts with label benci. Show all posts
Showing posts with label benci. Show all posts

Dosakah Membenci?

Wednesday, May 26, 2010

| | | Comments: (1)
"Membenci itu satu dosa, melainkan benci dosa-dosa."

Baru seketika kutitipkan kata-kata itu pada sahabat akan akibat membenci seseorang, sedangkan sudah terpukul ke hidungku sendiri. Akhirnya, tidurku terjaga berkali-kali kebelakangan ini.

Ia adalah jawapan kepada persoalan kenapa kita dibenci. Walhal, segala tindak tanduk telah diawasi, agar amarah tidak menghantu diri, emosi tidak membatasi reaksi. Rupanya, kita pernah membenci dan tidak memaafkan, apatah lagi dimaafkan.

Untuk menepis sekeping ego dari memuncak langit, bukan sekadar lembut lidah menutur maaf. Bahkan, dibantu dakapan mesra, tautan dua hati yang sedang saling meredhakan. 

"Maafkan aku, kawan. Aku pernah berdosa tidak memaafkanmu. Pelukan ini, semoga mampu meluruhkan daunan noda kita, yang merimbun di pohon dosa yang selama ini kita baja. Semoga syurga untuk kita.."



 Note: Tubuh aku kini semacam bisa diterbangkan angin. Oh! ringannya..

Ready For Love?

Tuesday, May 25, 2010

| | | Comments: (2)

Be happy for others! Dalam erti kata lain ... "bergembiralah melihat kebahagiaan orang lain". Sebabnya,  apabila kita gembira dengan kebahagiaan orang lain, sesungguhnya minda, hati dan jiwa kita seolah-olah telah set sendiri yang, “Aku pun akan bahagia seperti dia.”

Apabila mind set kita sudah begitu positif dan hati dan jiwa kita begitu teruja untuk kebahagiaan diri maka dengan sendirinya diri kita akan bertindak mencari semua faktor yang boleh membawa ke arah kegembiraan dan kebahagiaan itu. Barulah diri kita benar-benar ready for love.
So, bergembiralah untuk orang lain, demi kebahagiaan kita…jika terus diamal, pasti jodoh akan hadir  ke dalam hidup kita.! Instead, kalau kita merasa dengki, benci dan sakit hati melihat orang lain bahagia, hati mendidih dan marah dengan kebahagiaan orang lain, secara dengan sendiri pemikiran kita, mind set kita akan berubah menjadi negatif sehinggakan memberhentikan usaha kita ke arah kegembiraan dan kebahagiaan yang bakal kita kecapi. Akibatnya, kita akan terus hidup di dalam duka…lama-lama, boleh jadi gila!



Note: Let’s get READY FOR LOVE! Beby, r u ready? HuhukK!

New! Melayu.

Sunday, February 21, 2010

| | | Comments: (0)
Jika Melayu Baru tak mahu ambil kisah,
Melayu lama sangat kisah

Jika Melayu baru membenci,
Melayu Lama tetap terus mengasihi

Jika Melayu Baru banyak melupakan,
Melayu Lama akan selalu mengingatkan

Jika Melayu Baru mencemuh & mencaci
Melayu Lama menyanjung & memuji

Melayu Baru terus, terus & terus...
Melayu Lama akan tetap, tetap & tetap...

Tapi Melayu Baru perlu ingat...Jangan terlalu jauh...
Takut-takut Melayu Baru akan hilang kelayakan

Kelayakan untuk bergelar "Melayu".