Dosakah Membenci?

Wednesday, May 26, 2010

| | |
"Membenci itu satu dosa, melainkan benci dosa-dosa."

Baru seketika kutitipkan kata-kata itu pada sahabat akan akibat membenci seseorang, sedangkan sudah terpukul ke hidungku sendiri. Akhirnya, tidurku terjaga berkali-kali kebelakangan ini.

Ia adalah jawapan kepada persoalan kenapa kita dibenci. Walhal, segala tindak tanduk telah diawasi, agar amarah tidak menghantu diri, emosi tidak membatasi reaksi. Rupanya, kita pernah membenci dan tidak memaafkan, apatah lagi dimaafkan.

Untuk menepis sekeping ego dari memuncak langit, bukan sekadar lembut lidah menutur maaf. Bahkan, dibantu dakapan mesra, tautan dua hati yang sedang saling meredhakan. 

"Maafkan aku, kawan. Aku pernah berdosa tidak memaafkanmu. Pelukan ini, semoga mampu meluruhkan daunan noda kita, yang merimbun di pohon dosa yang selama ini kita baja. Semoga syurga untuk kita.."



 Note: Tubuh aku kini semacam bisa diterbangkan angin. Oh! ringannya..

1 comments:

ABIL said...

betul paan....sy setuju..sy setuju.. :D